Ditengah perselisihan yang terjadi di antara mujahidin di front
utara, pasukan Nushairi melanjutkan pembantaiannya di daerah-daerah lain
di Suriah. Pada Selasa malam (7/1/2014), pasukan rezim menghujani kota
Duma di pedesaan Damaskus sehingga membunuh dan melukai puluhan orang di
kalangan warga sipil.
Dilansir ardalrebat.net, Rabu (8/1/2014), aktivis Suriah mendokumentasikan sebanyak 23 orang terbunuh akibat gempuran dengan jet tempur tersebut. Aktivis memperkirakan jumlah korban sangat memungkinkan bertambah karena sebagian besar korban luka dalam kondisi kritis serta kurangnya peralatan medis.
Aktivis menunjukkan bahwa semua korban yang berhasil didokumentasikan itu adalah warga sipil. Mereka terdiri dari 18 anak-anak, empat wanita dan seorang laki-laki. Sementara itu, jelas aktivis, pencarian korban-korban lain di balik reruntuhan bangunan yang hancur akibat gempuran jet tempur rezim masih terus dilakukan.
Sementara itu, pertempuran antara mujahidin Suriah dan pasukan rezim Nushairi masih terus berlangsung di sekitar Ghoutah Timur. Usaha pasukan rezim untuk merebut kota Jarba, AlQisa dan Balaliya dalam beberapa hari terakhir berhasil digagalkan pejuang sehingga memaksa mereka untuk mundur.
Dilaporkan setidaknya tujuh pasukan rezim, tiga diantaranya perwira, tewas selama pertempuran tersebut. Mujahidin juga berhasil menghancurkan sebuah tank dan kendaraan militer pembawa senjata berat serta merampas sejumlah senjata pasukan rezim yang melarikan diri. Di sisi lain, empat mujahidin gugur dalam pertempuran yang berlangsung sengit tersebut.
Dilansir ardalrebat.net, Rabu (8/1/2014), aktivis Suriah mendokumentasikan sebanyak 23 orang terbunuh akibat gempuran dengan jet tempur tersebut. Aktivis memperkirakan jumlah korban sangat memungkinkan bertambah karena sebagian besar korban luka dalam kondisi kritis serta kurangnya peralatan medis.
Aktivis menunjukkan bahwa semua korban yang berhasil didokumentasikan itu adalah warga sipil. Mereka terdiri dari 18 anak-anak, empat wanita dan seorang laki-laki. Sementara itu, jelas aktivis, pencarian korban-korban lain di balik reruntuhan bangunan yang hancur akibat gempuran jet tempur rezim masih terus dilakukan.
Sementara itu, pertempuran antara mujahidin Suriah dan pasukan rezim Nushairi masih terus berlangsung di sekitar Ghoutah Timur. Usaha pasukan rezim untuk merebut kota Jarba, AlQisa dan Balaliya dalam beberapa hari terakhir berhasil digagalkan pejuang sehingga memaksa mereka untuk mundur.
Dilaporkan setidaknya tujuh pasukan rezim, tiga diantaranya perwira, tewas selama pertempuran tersebut. Mujahidin juga berhasil menghancurkan sebuah tank dan kendaraan militer pembawa senjata berat serta merampas sejumlah senjata pasukan rezim yang melarikan diri. Di sisi lain, empat mujahidin gugur dalam pertempuran yang berlangsung sengit tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar